Sabtu, 24 Oktober 2015

Diposting oleh Dita andina di 07.01 0 komentar


A.     SEJARAH DAPERKEMBANGAN SENI RUPA DUNIA
Secara garis besar seni rupa dunia terbagi dalam beberapa periode sajarah yaitu, jaman prasejarah, peradaban bangsa kuno,abapertengahan, renaisance,barok rokoko, abad 19, danabad 20.
1.      Jaman Prasejarah
Jaman Prasejarah  adalah  masa dimana manusia belum  mengenal  tradisi  tulis. Meskipun belum mengenal  tradisi tulis manusia prasejarah telah memiliki kebiasaan melukis/memahat. Zaman ini berakir setelah sejarah mulai ditulis,dengan pengertian telah mulai dibuatulisan-tulisan pada batu.
Jauh sebelum dimulai perhitungatahun Masehi, beberapa bangsa ternyata sudah mempunyakebudayaayang tinggi dan kesenian sebagai hasil budaya mereka.Pada akhir abad 19 dan permulaaabad ke 20,ditemukan peninggalahasil seni yang di anggap paling tua pada saat ini.Penemuan itu berupa gambar binatang di dinding gua yang dibuat dengateknik gurat/cungkil. Diberi warna dengan batu bangkik(sejenis tanah liayang berwarna merah,coklat dan hitam)dicampur dengalemak binatang sebagai perekatnyaPenemuan tersebut merupakan lukisan-lukisan pada diding gua-guyang terdapat di Perancis daSpanyol Utara,seperti di Combaralles,Fontde Gaume, Altamira dan Alpera.
1.1  Mesir Kuno
Daerah sekitar aliran sungai Nil merupakan daerah pertanian yang subur yang dapat memberikan kemakmuran kepada rakyatnya, sehingga Mesir dapat mengembangkan kebudayaanya dengan baik. Sejak dahulu mereka sudah mengenal ilmu pengetahuan, kesenian dan sudah mengenal jenis tulisan yang disebut Hirogli.
Bangsa Mesir mempunyai kepercayaan dengan berbagai kultus (pemujaan), yaitu kultus kematian, kultus Raja dan kultus Dewa, merekapun termasuk penganut Polytheisme (banyak Dewa), seperti Dewa Amon, Dewa Osiris, Dewa Hours, Dewa Isis, Dewi Hather dan sebaginya, dan dari kegiatan – kegiatan kepercayaan itulah muncul seni Mesir yang bersifat sacral, penuh magis dan misteri, mulai dari pembuatan mumi, seni lukis, seni patung sampai pada bangunan – bangunan yang monumental dan raksasa. Terutama seni bangunan dan seni patung dibuat dari batu kapur dan batu granit. Sehingga peninggalan – peninggalannya masih dapat kita lihat sampai sekarang
a.      Seni Bangunan (bangunan makan dan kuil) Mesir kuno
Bangunan makam yang disebut pyramid didirikan dari susunan batu kapur berbentuk limas segi empat yang didalamnya terdapat gang – gang / lorong menuju ke kamar Raja (Mummi Firaon), kamar premaisuri dan kamar harta. Salah satu Pyramid yang terkenal yaitu pyramid Khufu di Ghizah yang dianggap sebagi keajaiban dunia
Bangunan kuil di Mesir ada dua jenis, yaitu;
·         Kuil lapangan, contohnya Kuil Amon Re di Karnak
·         Kuil Korokan (kuil yang dipahatkan pada bukit karang), contohnya kuil Ramses II di Abu Simbel

b.      Seni Patung Mesir Kuno
Berdasarkan sikap tubuhnya, patung Mesir dibedakan menjadi:
·         Patung Kourus, yaitu patung Dewa/Raja, memakai tutup kepala berdiri tegap, tangan kanan dikepalkan disamping dan kaki kirinya dilangkahkan kedepan
·         Patung kore, yaitu patung Dewi/ratu yang ciri – cirinya sama dengan kourus hanya kaki kirinya tidak melangkah dan berpakain lengkap. patung dalam bentuk lain disebut Sphynx, yaitu patung berkepala Raja berbadan singa

c.       Seni relief / Lukis Mesir Kuno
Ditemukan pada lembaran papyrus, peti mati dan dinding. Kesan yang ditampilkan bersifat dekoratifilustratif dan simbolis. Sedangkan cara menggambar objeknya yaitu:
·         Bersifat ideoplastis, mengungkapkan apa yang dipikirkan dan bukan yang dilihat sebenarnya
·         Menggunakan prespektif batin, artinya menggambarkan besar kecilnya objek bukan ditentukan oleh jarak pandangan melainkan berdasarkan martabat orang yang digambarkan. Misalnya gambar seorang Raja lebih besar dari pada rakyatnya

Contoh bangunan-bangunan Mesir








1.2  Yunani Kuno
Yunani kuno tidak diragukan lagi merupakan salah satu peradaban paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia. Dari daerah yang terletak di ujung semenanjung Balkan ini, tercipta dan berkembang berbagai hal penting, misalnya demokrasi, alfabet, filsafat, teater, dan ilmu pasti.Yunani kuno berlangsung dari periode Arkhaik, pada abad 8-6 SM, hingga tahun 146 SM ketika Romawi menaklukan Yunani setelah Pertempuran Korinthos. Pusat dari periode ini disebut Yunani Klasik, yang berlangsung dari abad 5-4 SM, dan diawali oleh keberhasilan Yunani, dengan dipimpin oleh kota Athena, dalam memukul mundur serangan dari Persia. Zaman Emas Athena berakhir setelah Sparta mampu mengalahkan Athena dalam Perang Peloloponnesos.
Perang Peloponnesos (431-404 SM) antara Sparta dan Athena, beserta sekutu masing-masing, amat sangat melemahkan kekuatan kolektif Yunani, dan pada 336 SM, hampir semua negara-kota di Yunani berada di bawah kekuasaan Makedonia. Itu adalah untuk pertama kalinya Yunani menjadi satu unit politik. Aleksander III (kelak dikenal sebagai Aleksander Agung), raja Makedonia berikutnya, mewarisi Yunani dari ayahnya, Phillip. Dengan pasukan dari Yunani, Aleksander berhasil menaklukan sebagian besar wilayah yang sudah dikenal oleh orang Yunani. Bersama penaklukannya, dia juga menyebarluaskan budaya Yunani (Hellenisme, atau ελληνισμος) ke Mesir, Persia, dan bahkan India. Setelah kematian Aleksander Agung, kekaisarannya terpecah menjadi empat, dan salah satunya adalah Yunani, yang bertahan sampai 168 SM, ketika akhirnya Makedonia ditaklukan oleh Romawi. Keseluruhan Yunani sendiri benar-benar dikuasai oleh Romawi pada 146 SM.
Pada Periode Klasik, budaya Yunani berkembang pesat, dan tersebar ke penjuru Laut Mediterania melalui Kekaisaran Athena, selain juga oleh para pedagang, imigran, dan penakluk dari Yunani. Yunani Klasik sangat berpengaruh terhadap Kekaisaran Romawi, yang pada gilirannya menyebarluaskannya ke seluruh penjuru Mediterania dan Eropa di bawah kekuasaan Romawi. Karena alasan inilah, Yunani Klasik dianggap sebagai pondasi bagi peradaban Barat.
Seni Yunani kuno secara umum terbagi menjadi lima bentuk, yaitu arsitektur, patung, lukisan, tembikar, dan musik. namun disini kami hanya akan membahas khusus dibidang seni rupa yaitu arsitektur, lukisan, seni patung dan peninggalan karya tembikar.
1.      Arsitektur
Arsitektur meliputi rumah, bangunan suci seperti kuil dan makam, bangunan umum seperti dinding kota, teater, stadion, dan stoa.
Kuil Zeus Olympia di Athena

Bangunan tertua yang dibangun di Yunani, tepatnya pada Zaman Batu Baru, adalah rumah atau gubuk kecil, dan dinding kayu di sekelilingnya untuk perlindungan. Kemudian, dibangun rumah yang lebih besar, dan dinding batu di sekeliling desa. Pada Zaman Perunggu Awal, di tengah-tengah suatu desa dibangun satu rumah yang paling besar, dan dinding batunya juga lebih besar.Pada Zaman Perunggu Akhir, dengan dipengaruhi Asia Barat, dan juga Minoa di Kreta, ada istana dan makam batu besar, selain juga jalan berubin, jembatan, bendungan, dan lebih banyak dinding batu.
Pada Zaman Kegelapan Yunani, istana-istana dibakar, sedangkan jalan dan jembatan dihancurkan. Namun pada akhir Zaman Kegelapan, dengan dimulainya Zaman Besi dan periode Arkaik di Yunani, bangunan jenis baru pun mulai dibuat, di antaranya kuil para dewa. Kuil jenis awal ini dibangun dengan gaya Doria. Ada pula perumahan, namun tidak ada istana. Selain itu, jalan, jembatan, dan dinding batu juga dibangun lagi.
Pada periode Klasik, dibangun lebih banyak lagi kuil, dengan ukuran yang lebih besar dan rancangan yang baru. Orang Athena membangun Parthenon pada tahun 440-an SM. Pada masa ini kuil dibangun dengan gaya Ionia. Demokrasi mencegah orang Yunani membangun istana atau makam besar, karena menurut demokrasi, setiap orang dianggap setara, jadi memiliki istana bukanlah hal yang dianggap baik. Alih-alih, orang Yunani membangun tempat umum, misalnya gimnasium dan stoa, dimana orang-orang dapat berkumpul dan berdiskusi. Pada tahun 300-an SM, yang disebut periode Hllenistik, ada banyak jenis arsitektur baru. Kuil mulai kurang diperhatikan. Orang Yunani lebih banyak membangun teater di seluruh dunia Yunani. Selain itu, perencanaan kota juga menjadi lebih matang, jalanan dirancang terlebih dahulu untuk dibuat lurus, berbeda dengan dulu ketika jalanan dibuat tanpa perencanaan dan dibuat begitu saja sesuai dengan lokasi.
Melalui penaklukan Aleksander Agung, arsitektur menjadi cara yang penting untuk menyebarkan kebudayaan Yunani dan menunjukkan kekuasaan Yunani di daerah taklukan.
Hal yang sama terjadi ketika Romawi menakluakn Yunani, sekitar tahun 200-100 SM. Orang Romawi menggunakan arsitektur untuk menunjukkan kekuasaan Romawi di Yunani. Dengan cepat mereka membangun banyak bangunan bergaya Romawi di Yunani. Arsitektur Korinthos menjadi lebih terkenal. Sekitar tahun 400 SM, orang Yunani memeluk agama Kristen, dan mereka mulai membangun gereja dan biara. Mereka juga mengubah banyak kuil menjadi gereja.
Pada Abad Pertengahan, sebagian Yunani direbut oleh bangsa Norman, yang membangun kastil-kastil. Sebagian lainnya masih dikuasai oleh Kekaisaran Bizantium, dan memiliki banyak bangunan dengan gaya Asia Barat. Pada akhirnya pada tahun 1453 SM, bangsa Turk menaklukan Kekaisaran Bizantium dan orang-orang mulai membangun masjid di Yunani.
2.      Seni Patung
Patung meliputi figurin, arca, relief, dan batu nisan. Tidak banyak patung Yunani yang masih ada pada masa modern. Pada Abad pertengahan, patung-patung Yunani kurang dihargai, sehingga banyak patung Yunani kuno yang dibakar untuk kemudian dijadikan bahan bangunan. Di banyak situs arkeologi besar Yunani, terdapat tempat pembakaran kapur Abad Pertengahan, yang dulu digunakan untuk membakar patung Yunani kuno.
Beberapa patung Yunani dikenal tidak dari patung aslinya, melainkan dari tiruannya yang dibuat oleh Romawi.
Periode gaya patung Yunani kuno terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu sebagai berikut.
  • Patung Zaman Batu
  • Patung Zaman Perunggu
  • Patung Zaman Kegelapan
  • Patung Arkaik
  • Patung Severe
  • Patung Klasik
  • Patung Hellenistik
3.      Seni Lukis
Tidak banyak lukisan Yunani dari periode Klasik yang masih ada pada masa kini, sebagian besar lukisan Yunani yang masih bertahan berasal dari Zaman Perunggu. Lukisan Yunani kuno dilukis di dinding, sebagai dekorasi ruangan, seperti mural atau kertas dinding. Sebaliknya, untuk tembikar, banyak yang masih ada pada masa kini dari semua periode dalam sejarah Yunani kuno.
Dari sumber-sumber tertulis, diketahui bahwa orang Yunani mulai melukis sejak Zaman Perunggu hingga penaklukan oleh Romawi dan bahkan terus setelah itu. Akan tetapi, sebagian besar lukisan Yunani kuno telah hilang atau hancur. Yang aneh adalah bahwa pada masa kini ada lebih banyak lukisan dari periode yang lebih lama daripada lukisan dari periode yang lebih baru. Ini karena beberapa lukisan Zaman perunggu terkubur oleh letusan gunung berapi (misalnya di Pompeii) dan yang lainnya terkubur akibat gempa bumi, sehingga lukisan-lukisan itu tidak hancur dan dapat ditemukan kembali. Sedikit dari lukisan dari periode yang lebih baru ditemukan pada dinding makam di bawah tanah, yang membuat lukisan-lukisan ini tidak hancur.
Lukisan-lukisan terawal dibuat oleh kebudayaan Minoa di pulau Kreta. Orang-orang Minoa menghiasi istana para penguasa mereka dengan lukisan. Lukisan orang Minoa tidak digantung di dinding, melainkan langsung dilukis pada dinding. Lukisan jenis ini disebut juga fresko. Peradaban Minoa sendiri diperkirakan berlangsung pada 1700 SM hingga 1400 SM. Suatu ketika, bangsa Mykenai menyerang orang-orang Minoa. Mereka menghancurkan istana-istana Minoa sehingga lukisan-lukisan di sana terkubur oleh reruntuhan istana, namun sejumlah lukisan berhasil selamat.
Lukisan-lukisan lainnya, yang berasal dari masa yang sama, ditemukan di pulau Thera (disebut juga Santorini), yang terletak di tengah-tengah Laut Aigeia di antara pulau Kreta dan Yunani. Kota utama di Thera, yaitu Akrotiri, terkubur akibat letusan gunung berapi. Ada perdebatan mengenai kapan letusan itu terjadi, salah satu perkiraan waktunya adalah sekitar 1600 SM.

Lukisan-lukisan di Akrotiri menunjukkan gambar-gambar bentang alam dan tumbuhan, yang juga banyak dilukis oleh orang Kreta. Mungkin orang Akrotiri mengagumi orang-orang Kreta, yang ketika itu sangat berpengaruh, dan ingin meniru seni di Kreta.Selain di pulau-pulau di Laut Aigeia, lukisa Yunani kuno juga ditemukan di istana para raja Mykenai di Yunani daratan.
Lukisan-lukisan Yunani tertua yang ada pasa masa kini berasal dari Zaman Perunggu Akhir. Lukisan-lukisan itu ditemukan di pulau Kreta, yang dihuni oleh bangsa Minoa. Orang Minoa melukis untuk memberi hiasan dan dekorasi pada dinding istana para raja dan ratu Minoa. Ketika dinding istana diplester, orang Minoa melukis pada plester yang basah itu, sehingga catnya akan menyerap ke dalam plester ketika plesternya mengering. Ini disebut lukisan fresko. Orang Minoa amat tertarik pada alam dan mereka senang mulukis tanaman serta hewan. Selain itu, orang Minoa juga suka melukis manusia, misalnya pejabat, kawan, dan budak mereka.
4.      Tembikar
Sebagian besar seni Yunani kuno diketahui pada masa kini dari gambar-gambar yang dilukis pada tembikar. Salah satu kelebihan tembikar adalah bahwa meskipun benda ini dapat pecah, potong-potongannya dapat disatukan kembali. Selain itu banyak tembikar yang ditemukan dalam keadaan utuh, khususnya di makam-makam Etruska.
Gaya lukis pada tembikar Yunani berubah-ubah seiring waktu, mulai dari Zaman Batu hingga periode Hellenistik. Salah satu pembagian periode gaya tembikar Yunani kuno adalah sebagai berikut:
  • Tembikar Zaman Batu
  • Tembikar Zaman Perunggu Awal
  • Tembikar Zaman Perunggu Akhir
  • Tembikar Zaman Kegelapan (Sub-Mykenai)
  • Tembikar Geometris
  • Tembikar Figur Hitam
  •  

    Guci figur hitam Athena, sekitar 550 SM
    Tembikar Figur Merah
Beberapa pelukis guci Yunani yang terkenal adalah Exekias dan seseorang yang dikenal dengan  Pelukis Berlin

1.3  Romawi Kuno
             Peradaban Romawi kuno terletak di semenanjung Apenia (yang sekarang disebut Italy) dan berpusat di kota Roma. Pada awalnya peradaban ini dimulai dari kehidupan bangsa Latia di lembah sungai  Tiber dan hidup dengan bertani. Dalam legenda Kota Roma didirikan oleh Romulus (raja pertama kerajaan romawi). Lalu pada tahun 492 SM Latium mulai dikuasai oleh bangsa Etruskia yaitu bangsa yang kuat dan berpengaruh, namun pada akhirnya bangsa Latia memberontak dan berhasil mendirikan Negara baru yaitu kerajaan romawi yang berbentuk republik.
Pada awalnya Bangsa Romawi hidup sebagai petani, namun setelah bangsa romawi berhasil melawan bangsa Etruskia, bangsa ini menjadi masyarakat yang kapitalis dan materialis. Mereka suka berperang dan mengumpulkan kekayaan.
Kebudayaan Bangsa romawi merupakan percampuran 2 budaya yaitu bangsa Yunani dan Etruskia. Bangsa Romawi maju dalam iptek melanjutkan teori bangsa Yunani kuno. Kepercayaan bangsa Romawi kuno sama dengan kepercayaan bangsa yunani yaitu percaya akan dewa – dewa. Tetapi dewa yang mereka puja berbeda.
Orang – orang romawi menciptakan karya teknik bangunan yang mengagumkan. seni budaya bangsa romawi yang cenderung berkiblat pada Yunani. Banyak peninggalan – peninggalan peradaban romawi seperti bangunan monument dan kuil.
            Pada masa ini peradaban Romawi berpusat di kota roma. Peradaban romawi dikembangkan oleh suku Latia yang menetap di lembah sungai Tiber.  Suku Latia menamakan tempat tinggal mereka ‘Latium’. Mereka hidup di kawasan lembah pegunungan yang tanahnya baik untuk bertani, oleh karena itu bangsa mereka berkembang dan menghasilkan peradaban yang tinggi. Dan kemudian bangsa Latia disebut bangsa Latin.
Kota Roma didirikan oleh Romulus sebagai raja pertama kerajaan romawi. Menurut legenda, Romulus adalah keturunan pahlawan Troya, Aineas yang bermigrasi ke Latium. Kerajaan romawi dipimpin oleh 7 raja.
Pada tahun 492 SM daerah Latium dikuasai oleh kerajaan Etruskia yang terletak disebelah utara kota roma. Bangsa Etruskia merupakan orang paling kuat dan berpengaruh pada masa itu. Bangsa Etruskia mengajari bangsa romawi mengembangkan tulisan, ilmu pasti, arsitektur, seni dan agama. Sampai pada tahun 510 SM Bangsa Latium membrontak dan berhasil membangun Negara sendiri yang berbentuk republik. 
1.      Kebudayaan Romawi Kuno
               Kebudayaan Romawi kuno merupakan hasil perpaduan dari kebudayaan Yunani dan Etruskia. Hal ini terlihat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan seni di romawi kuno.
Dalam ilmu pengetahuan , bangsa romawi bukanlah menciptakan teori – teori , melainkan pelaksana teori – teori yang sudah ada pada peradaban yunani. Jadi bisa dikatakan dalam perumpamaan bila sarjana Yunani adalah ahli teori, maka sarjana Romawi adalah ahli praktek.
Seni romawi sebenarnya percampuran 2 unsur budaya yaitu Estruskia dan Yunani yang kemudian menjadi budaya baru. Bangsa romawi tidak memiliki seniman besar, akan tetapi romawi mendatangkan seniman seniman dari Yunani. Oleh karena itu pengaruh yunani di romawi sangat kuat. Disamping itu politik maupun seni budaya roma dibawah bangsa Etruskia.
2.      Arsitektur Romawi Kuno
            Orang – orang Romawi suka menciptakan sesuatu yangmegah, mewah, dan monumental, serta menarik perhatian. Mereka menciptakan seni rupa, seni patung atau relief dengan megah dan penuh hiasan. Orang – orang romawi menciptakan karya teknik bangunan yang mengagumkan. Seperti bangunan saluran air (aquaduct), jembatan, gedung besar untuk balai pertemuan dan pasar, bangunan untuk olahraga dan pentas seni (thermen, theater, amphitheater). Juga kuil untuk pemujaan dewa.
Orang Romawi melanjutkan pengetahuan orang yunani antara lain dengan konstruksi lengkung untuk membuat ruangan menjadi lebih luas. Bangunan atap kubah untuk pertama kali untuk bangunan Thermae di Baaie. Mereka juga membangun bangunan umum seperti jalan raya.
Kuil – kuil tempat pemujaan dewa memiliki ukuran yang besar. Dan batang tiang penyangga atap menggunakan cirri – diri yang sama dengan yunani yaitu Doria, Inonia dan Korinthia.
Contoh Karya Arsitektur
·         Kuil Juno Sospita
Kuil Juno Sospita, Linivium (265 SM.), berdenah segi empat dibentuk oleh serangkaian struktur monumental, denahnya sama dengan Kuil Jupiter.
Kolom kuil Juno sospita berbentuk silindris sederhana tanpa ornamen, seperti kolom Dorik. Terdapat portico dan podiumatau semacam panggung di mana bagian utama kuil berdiri, merupakan bagian dari model kuil Etruscan yang sudah ada sejak abad VII SM.
·         Kuil Vesta


Kuil ini terletak di roma. Semua kuil untuk Vesta berbentuk bulat, dan memiliki pintu masuk menghadap ke timur untuk melambangkan hubungan antara api Vesta dan matahari sebagai sumber kehidupan. Kuil Vesta merupakan tempat kegiatan pemujaan kuno sejauh abad ke-7 SM. Dengan bentuk melingkar diperkirakan kuil vesta merupakan sisa-sisa dari kuil kuno Latin atau Etruscan
·         Pemandian Caracalla
Pemandian caracalla pemandian umum atau thermae yang dibangun di roma antara 212 m dan 216 m selama masa pemerintahan kaisar caracalla. Kompleks bangunan itu lebih tepat dikatakan sebagai pusat hiburan ketimbang pemandian. Selain mampu mampu menampung 1.600 orang, di sana juga terdapat perpustakaan umum dan sekolah gulat. Pemandian itu digunakan hingga abad ke-6.
·         Colosseum
Colosseum adalah sebuah peninggalan bersejarah berupa gedung pertunjukan yang besar berbentuk elips yang disebut amfiteater atau dengan nama aslinya Flavian Amphitheatre. terletak di ibukota negara ItaliaRoma, yang didirikan oleh Raja Vespasian pada masa Kekaisaran Romawi dan diselesaikan oleh anaknyaTitus. Koloseum dirancang untuk menampung 50.000 orang penonton. tempat penyelenggaraan sebuah pertunjukan yang spektakuler, yaitu sebuah pertarungan antara binatang(venetaiones).  Selama ratusan tahun itu, diperkirakan ribuan orang maupun binatang mati di pertunjukkan Koloseum.
·         Forum Imperial
Forum Imperial (Fori Imperiali dalam bahasa Italia) terdiri dari serangkaian monumental forum (kotak publik), dibangun di Roma selama satu setengah abad, antara 46 SM dan 113 Masehi. Ini forum adalah pusatRepublik Romawi dan dari Kekaisaran Romawi.
Forum Imperial, sedangkan bukan bagian dari Forum Roma , terletak relatif dekat satu sama lain. Julius Caesar adalah yang pertama untuk membangun di bagian ini Roma dan diatur kembali baik Forum dan Comitium, jenis lain forum ruang yang ditujukan untuk politik, untuk melakukannya. Forum ini adalah pusat politik, agama dan ekonomi di Kekaisaran Romawi kuno.
Ciri- ciri Arsitektur Romawi
·         Sudah ada konstruksi pelengkung, sehingga tidak lagi memerlukan batu utuh besar untuk balok.
·         Unsur-unsur Yunani masih ada tetapi telah dimodifikasi dan lebih banyak sebagai dekorasi.
·         Denah sudah mulai bervariasi, segi empat, lingkaran, setengah lingkaran, dan kombinasi dari bentuk-bentuk tersebut.
·         Kolom tidak lagi berfungsi sebagai bagian dari konstruksi, namun menyatu dengan dinding (pilaster), berfungsi sebagai dekorasi.
·         Mulai menggunakan konstruksi pelengkung untuk atap, kemudian berkembang menjadi kubah.
·         Kepala kolom umumnya beraliran korintien atau bermotif floral yang lebih kompleks.
·         Denah cenderung simetris

1.4  Abad Pertengahan
Dimulai tahun 476 sebagaawal kebangkitan karya  seni  dan perkembangaagama nasranikuni di Romawiyang meliputi daeraSpanyol,Prancis,Italia sampaBizantium.Ciri-ciri karya senipada massa ini adalah Karya seni banyakdpengaruhi oleh nilayang dikandundalam agama nasrani,dipengaruhi oleh corak budaya Yunani dan Romawi kuna,Lukisan di tempatkan pada dinding bangunan,menggunakan teknik temperaalfesco, Mozaik dan lukisan kacberkembang pesat. Pada masa ini karya seni rupa nasrani banyak muncul namun dibawah ketertekanan Romawi kuno.Hal ini ditunjukkan dengaadanya lukisayang terdapat di kata KombayanmenggambarkaYesus dilukis seperti DewaOrpheus.
Percampuran kedua kebudayaan ini melahirkan karya-karya seni yang indah, antara Mitos dan keyakinan Nasrani. Burung Bangau sebagai burunkeabadian, roh nenek moyang dilukiskan sebagai dewa  Psyche ,dewi Cinta sebagai Eros, bidadari sebagai Cupido bersayap,kebahagiaan sorga dilukiskan tenpat berkumpulnya orang- orang muda.
Periode ini menempatkan karya seni bernafaskan Nasrani sebagai karya seni tertinggi.Periode ini berlangsung selama 12 abad. Zaman ini berakir pada tahun 1492 saat ditemukannya benua Amerika.Berikut adalah contoh gambar pada abaPertengahan :
Suatu lukisan dwi dimensional AbaPertengahan oleh Hans Memling,seorang pelukiasaBelgi autara,tentang penyaliban,kebangkitan,dan kenaikan kesorga dari Yesus Kristus.

1.5  Renaisance
Periode ini merupakazaman perubahan besar-besaran terhadap kebudayaan dunia.  Adanya  penemuan di berbagai bidang keilmuan  seperti Geografi,  Fisika, Astronomi yang mendapat reaksi keras karena menentang kemapanagereja. Galileo (1564-1642) seoranahli astronomi,fisika dan filsuf ditangkap dan dipenjarakan karena pendapatnyyangmengganggu  imanensi manusia.Meskipun kemudian  munculjuga tokoh ReformisGerejabernamaMarthinLuther.Lalu muncul tokoh Leonardo da Vinci, Michelanggelo  dan  Rafaelsanti,  sebagai  tiga seniman  besaItali yang  mengawalinya karyseni rupa yang lepasdari pengaruh/nafasgereja. Karyyanpenting saat itu adalah lukisan dinding, relif pada pintgereja, bangunan mewah, patung perunggu dan gerejghotic. Ciri lukisan pada zaman ini warnanya terkesan lembut dangelap.
Berikut contoh karya-karyleonardo daVinci :


Jamuan terakhir


monalisa
Contoh karyaMichelangelo:                                Contoh karya RafaeSanty:



1.6  Barok Rokoko
Baroque berasal dari bahasa Romawyang berarti tidak beraturaatau menyimpangGerakaini dipelopori oleh Michaelangelo daPalladio pada pertengahaabad 16 sebagawal pengaruh seni Itali di dataran Eropa.Ciri-ciri karyrupa zaman inadalah pelukis lebih leluasa  dan bebas berekspresi, lukisan terkesaberlebihan dari keadaan sebenarnya,lukisan lebih cemerlang dan warna-warna bercahayaPeteer Paul Rubben 1557-1640 seorang senimaBelanda melukis laki-laki penuh dengan otot dan kesan tokoh-tokoh perkasa. Dari zaman inilah lahir aliran seni klasik yang menampilkan bentuk-bentuk anaatomlebih ideal.
Rococyang berati seni kulit kerang yang menjadi karya seni paling digemari di seluruh Eropa,periodini terjadi padabad 18 setelah kemunduran masak barok dengan ditandaadanypenyelewengan kaidah seni yanlebih meluas,lukisan lebih hebat dan menyompandari aslinya, tampak fantastis. Karya seni padzaman ini menjadi barang pesanan dan komoditi dagang biasa,sehingga seniman dalam berkarya buan berasadari rasa keseniannya melainkan karena kebutuhan pasar. Akibatnyharga seni menjadi murahan.Oleh sebagian seni mandaahli zaman Rokoko merupakan zaman kemunduran dibidang seni terutamkaitannya dengan nilai-nilai keindahan. Dikenal pula teknik stilisasi (ornamentalis), yanartinya  perubahan secara  halus bentuk alamiah seperti ukiran dekoratif dan deformas perubahasecara radikan bentuk alamiah seperti wayang kulit. Pada masa ini perkembangan pula karyseni rupa design terapan dan kriya.
1.7  Abad 19

Periode ini ditandai munculnya banyaaliran-aliran seni rupyang kuat seperti klasisme,romantisme,impresionisme,monumentalisme. Karya rupa pada masa ini sama terlepas dari pengaruh gereja sama sekali,sehingga seniman pelukis dapematung tidak lagi berkiblat pada nafagerejawi namun lebih pada gambaranyata kehidupan manusia sehari-hari. Pada zaman ini mulai bermunculan seniman-seniman rupa dari kalangan bawadan tersebar diseluruh  dunia. Hal ini disebabkan oleh adanya perubahan kebudayaan di Eropa.
Ciri-ciri karya rupa padabad ini adalah penggunaan warna-warna lebicerah dan impresif,Penggalian kembali karya-karymasa Peradaban kuno yang dimodifikasi sesuai alirayang dianut.
Pada masa inilah perkembangan seni rupa semakin meluas, meskipun ada jugyang menentang karya seni,karena hal ini dianggap sebagai pemborosan, mereka yang menentanadalah alirandari fungsionalisme.
1.8  Abad 20
Pada awaabad ini masih terasa pengaruh gayabad ke19 namun setelah perang dunia I bangkitnypaham sosialisme, muncul banyak negara maju, terjadi perubahan karya rupa baik fisik, materiil, mental dan spiritual. Ciri-cirinyadalah: ekspresi pribadi seniman menjadi alasan kuat pembuatn karya,Banyapenambahan suasana dekoratif pada hasil karya rupanya.
Tokoh yang terkenaantaralain Pablo Picasso, Vincent van Gigh yang menuangkan lukisannya dengan warna dramatis dan gelisah. Pada abad ini muncul aliraFauvisme, Kubisme,Futurisme, AbsolutismeSeni bangunan juga mengalami perkembangayang sangat pesaadanya bangunan bertingkat dan mulai diperhatikan fungsi artistiknya, sehingga tidak hanya menjadi tempat tinggal manusia tetapi sudah banyak menjadi multifungsi. Seni patung yang berorientasi natural dan realis menampilkan  bentuk, gerak,  ekspresi baru  dan mulai mengenal bentuk  abstrak  dan primitiyang dikembangkan.

A.     ALIRAN-ALIRAN SENI RUPA
1.      Abad 1
a.      Klasisme
Berkembang pada tahun 1700aatau disebut aliran klasik mempunyaciri-ciri perwujudan objek rupanysangat sempurna dan lebih indah dari aslinya. Banyak ditemukan dalam karya-karyyanmengacu pada masa Yunani daRomawi Kuno, wujud Dewa selalu diga78Y Mmbarkan wanitcantiatau pria tampadan perkasa.
b.      Romantik
Mempunyaciri-ciri perwujudan objek rupanyfantastis, kedahsyatan dan penuh perasaan sehingga  menampilkan aspek peristiwa emosional dari kehidupan manusia dengan kontracahayyang tegas,menjadikannya komposisi yang benar-benar hidup. Tokoh pelopornya Delacroix The Reftof Medusaa”. Dari Indonesia tokohnyadalah R. Saleh Sjarif BastmaBanjir BengawaSolo, Hutan yang Terbakar.
Contoh lukisan RadeSaleh






c.       Impresionis
Impresionisme berarti mengesankan pandangan mata. Yang menonjol ciri-cirinyadalah warna yang digunakan lembut, bentuk tidak tegas, serta pandangan kabur karena berpijak pada suasana peralihacuaca. Tokoh pelopornya Claude Monet(1840yang melukis bunga teratai dikabut pagi hari. Aliran ini pernah menganggaagama sebagai pijakan dalam berkarya.
d.      NeImpresionis
Adalah kelanjutan dari impresionisme, yang lebih menekankan pada pencahayaayang lembut atau efek pencahayaan objek. Aliran ini berpijadari penemuan teori spektrum cahaymatahari yang sebenarnya tersusun dari berbagai warna,sehingga aliran ini berpendapat bahwa suasana selalu dipengaruhi spectrum yang berubah-ubah. Muncul juga teknik  divisionis  (melukis  dengan  titik-titik  kecil  berbagai  warna) daLuminis (bias). Tokohnyadalah Paul Signac(1863-1935).

e.      Realisme
Sebagai bentuk penolakagerakan romantiyang dianggap tidanyata  dan terlaluberlebihan. Aliran ini berpijak pada kenyataan sehari-hari tanpa memberi suasana di luar kenyataan hidup. Biasanyyang  diangkaadalah realitas penderitaan dan kepahitan hidup manusiaPertama kali dipeloppori oleh G.Hendrik  Breitner(1857-1923)Seniman patung oleh Auguste Rodin. Aliran ini tidak pernah menganggaagama sebagai pijakadalam berkarya.
f.        Simbolisme
Merupakan ungkapapergolakan batiyang menampilkan berbagai perasaan kegelisahan, kemurungayang diwujudkan dalam bentuk personifikasi. Mereka merasa tidak puaatas visualisasi impresionis darealis, merekberfikibahwa ada yang lebih hakiki dari semua itu. Bukan hanya sekedar penderitaayang harus diselami tetapi nilaapa yang sebenarnyada dibalik itadalah kesederhanaan. Tokoh pelukisnyadalah  WilliaBlake.

g.      Monumentalisme
Aliran ini sebenarnya merupakan penggalian karya seni rupa Mesir Kuno dan kehidupan kebudayaan masyarakat Hindu. Sebagai  alirayang bepijak dari karya rupa simbolisme yang merupakan bentuk sederhana, kemudian mengalami  perubahan menjadi wujud hiasan/pralambang. Tokohnyberasal darPerancis Pierre Puvisde Chavannes (1824-1898)

2.      Abad 20
a.      Fauvisme
DeFauves berati binatang jalang(perancis) dalam seni rupa berarti keliaran warna-warna,bentuk serta goresan. Tidaada nilai kesungguhan hidup  dalam karya hanyalah pencariaatas kepuasan seniman. Memberi warna semaunyterhadap benda-benda yang terkadang tidaalamiah. Dipelopori oleh : Henri matisse, Leo Gestel.








b.      Kubisme
Karya ini melepaskan diri dari pandangan optis objek dengan menampilkan bentuk-bentuk geometris(kubus,tabung,limas dsb). Yang kemudian mempengaruhi bentuk arsitektur bangunan di dunia. Pelukis pertama kali adalah Paul Cezanne, Pablo Picasso, Otto Van Rees.
c.       Futurisme
Tahun 1909, Italia  menyatakan bahwa  kehidupan  manusia  harus  diangkat setinggi-tingginya melalui tenaga yang penuh. Bahkan peradan revolusi dianggap sah untuk dijalani demi tujuan mengangkat derajat kemanusiaan, objek lukisannya  tidak hanya dibuat berkaki empat tapi kadang lebih, bersayap dsb. Kegiatan pesta,arak-arakan dan kesibukan lain yang penuh dengan gerak.





d.       Esensialisme
Berlawanan dengaFuturisme. Esensi alimemenyatakan bahwsegala sesuatu terletak pada kekokohan, kesatuan dan keseimbangan. Sehinggpergerakan jika tidak berada pada esensi kesatuan akan menyebabkan kepincangan maka itu bukanlah kehidupan yang sebenarnya. Aliran ini juga tidak melukis bentuk dan warna ilmiah. Mereka menghasilkawarna dan gambar yang datar daabstrak tidaberdimensi. Aliran ini dipelopori olePiet Mondrian (1872-1945) dari Paris dan Van DeLek dari Belanda.





e.      Absolutisme
Membuang keterikatan terhadap bentuk-bentuk alamiah. Harus secara murni merupakan kesatuan warna-warni garis dan bidang sehingga bentuk alam sama sekali tidaada. Aliran inidipeloporii : Wassily Kadinsky dari Rusia




f.         Ekspresionisme
Lahia padawaabad 19 dipelopori oleh Van Gogh(1853-1890) dengan mengemukakan langsung kesan benda secara pasif yang dikelila menurucara pandang pelukisnya dengan warna-warna berat, garis tegas dan bidanyang terkesan kuat. Di Indonesia tokohnya adalah Affandi.

g.      Dadisme
Lukisan bersifat kekanak-kanakan, lucu, naif mengandung kemurnian anak-anak. Mereka memandang bahwa kehidupan itu sebuah lelucon.Pelopor aliraini adalah Paul Kleedan Kurt Scwitters.






h.      Naturalis
Lebih pada kkaguman pada keindahaalam. Di Indonesia benyak sekalaliran ini, karena memanmasyarakaIndonesia sangaakrab dengan keindahaalam. Salah satu tokohnyadalah Basuki Abdullah.







i.          Surealisme
Aliran ini dianggap radikan dan semmbahayakan karena mereka mengagap indah peradaban manusiaMereka meyakini bahwa peradabayantertinggi manusia akan mencapai kesempurnaan jika sudah melepaskan diri dari bathin manusia yang tersembunyi,dan hanya dapat dipahami oleh individu tanpa bisa memaksakan kepada orang lain untuk menjalani kesejatian hidupnya. Aliran ini lahir pada tahun 1942 dipelopori oleh Salvador Dali,Marc GhagallSelain diatas terdapat banyak sekali aliran seperti Neo Reaisme,Neo Klasisme, Elementarisme, NeoGhotic, neBarok daneRenaisance.



 

story of my life Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Ugg Boots Sale | web hosting